Beranda Kabar Nusantara Sang Pejuang Kaum Dhuafa Sambangi Pemukiman Warga Daerah Pinggir Rel Kereta Api

Sang Pejuang Kaum Dhuafa Sambangi Pemukiman Warga Daerah Pinggir Rel Kereta Api

BERBAGI

Siasatnusantara.com-Medan, Masyarakat yang tinggal di daerah pinggiran rel bukanlah masyarakat yang ekonominya tingkat atas atau menengah, namun masyarakat di pemukiman daerah pinggiran rel kereta api adalah masyarakat yang ekonominya rendah dan mata pencarian kepala keluarga serabutan.

Seperti masyarakat tentang Warga Daerah Pinggir Rel di Lingkungan 8 jalan Ampera 11 Kecamatan Medan Barat,Kota Medan mereka kedatangan perwira polisi Sumatera Utara dia adalah sang pembela kaum duhafa dan anak yatim piatu dan orang -orang pakir miskin Kombes Pol Ikhwan Lubis SH.MH.

Daerah Pinggiran Rel Jalan Ampera 11 yang dihuni sekitar 150 rumah warga ini terlihat bersih dan sangat rukun antar warga, juga sangat ramah terhadap para pendatang yang singgah di linkungan mereka, disamping menolak keras Peredaran Narkoba.

Warga ini pun menyulap Jembatan perlintasan Kreta Api menjadi Bersih dan Indah serta Sebagian Kolong jembatan di jadikan tempat Mengaji para anak yatim serta ibu ibu seputaran Warga yang bermukim di depan pinggir rel . Atau pun kampung pinggiran Kota lainya yang berada tepat di Jalan Ampera 1 sampai 11 pinggiran Kata Medan.

BERITA LAINNYA:  Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Karo Mengungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu Tanah Karo, Ogenews.com Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Karo berhasil mengungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Sabtu(28/05) pukul 22.30 WIB, di Desa Ajibuhara Kec. Tigapanah Kab. Karo tepatnya di pinggir jalan. Dalam pengungkapan tersebut Satresnarkoba Polres Karo menangkap seorang laki laki dewasa dengan inisial F.T(34), Bertani, Kristen, warga Desa Aji Mbelang Kec. Tigapanah Kab. Karo. Penangkan tersebut dibenarkan Kapolres Tanah Karo AKBP RONNY NICOLAS SIDABUTAR, S.H, S.I.K, M.H, melalui Kasat Narkoba AKP H. TOBING, S.H. Dijelaskan Kasat Narkoba, F.T ditangkap Unit Tekab Satresnarkoba karena kedapatan sedang menguasasi barang diduga narkotika jenis sabu sabu. Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang layak dipercaya yang diterima oleh petugas pada Sabtu(28/05), sekira Pukul 21.30 WIB, bahwa ada seorang laki-laki yang memiliki dan menguasai narkotika jenis sabu di Desa Ajibuhara Kec. Tigapanah Kab. Karo. Selanjutnya pada saat itu juga petugas langsung berangkat dan melakukan penyelidikan di sekitar lokasi yang dimaksud. Setelah itu pada hari yang sama sekira pukul 22.30 WIB, petugas melihat seseorang dengan ciri ciri yang sesuai dengan informasi dan langsung melakukan penangkapan terhadap seseorang yang yang kemudian diketahui bernama dengan inisial F.T di Desa Ajibuhara Kec. Tigapanah Kab. Karo tepatnya di pinggir jalan, yang pada saat itu F.T sedang mengendarai 1 (unit) sepeda motor merk Honda Blade warna merah kombinasi hitam No Pol BK 2519 AAU. Pada saat dilakukan penggeledahan badan dan sekitar TKP, ditemukan barang bukti berupa 7 (tujuh) paket didiuga narkotika jenis sabu sabu seberat Brutto 21,46 (dua puluh satu koma empat enam) gram, yang terletak didalam sebuah dompet kecil warna kuning yang ditemukan di dalam bagasi sepede motor yang dikendarainya dan uang tunai senilai Rp. 400 ribu di dalam dompet tersebut, diduga uang penjualan sabu sabu.

Masih Warga depan pinggi rel Uniknya lagi, ternyata Warga depan pinggir rel Linkungan 8 ini di huni Para ibu ibu yang bekerja sebagai buruh cuci para warga kota, ada sekitar 112 para ibu dan para janda yang melakoni pekerjaan tersebut seperti yang dikatakan salah seorang warga setempat dan para teman temanya yang tinggal di Daerah tersebut.

Keunikan dan kerukunan yang dilakukan Para Warga Depan Pinggir Rel ini membuat hati Sosok Pejuang Dhuafa Kombes Pol. Ikhwan Tergugah dan akan membantu Para warga yang ada di Pinggiran Rel tersebut.

Saat Kegiatan Rutin Sedekah Jum atnya Sang Pejuang Dhuafa Melakukan Kunjungan Khusus terhadap warga Dhuafa dan Para Anak Yatim di daerah tersebut juga akan mendukung kegiatan Positif seperti pengajian Thafiz Qur’an kolong jembatan Rel Kereta Api dan berjanji akan memberikan apa yang dibutuhkan masyarakat juga termasuk para Pendidik untuk anak anak agar bisa meng-Hafal Al Qur’an.

BERITA LAINNYA:  Wali Kota Pematang Siantar Lantik Arianto sebagai Dirum Perumda Tirta Uli

Pejuang Dhuafa Kombes Pol. Ikhwan SH.MH mengatakan, ” Pendidikan Thafiz Qur’an ini sangat penting, ini untuk Kehidupan yang baik dari para anak anak itu sendiri, masa depan mereka harus kita perjuangkan, sekarang saja TNI – POLRI akan memproritaskan para calon siswa kepada para Thafiz Quran , itu dikarenakan TNI – POLRI ingin memiliki para Perwira Pelindung Negara yang benar benar baik akhlak dan keimanannya.

“Harapan saya tetap lah melakukan kegiatan kegiatan yang bisa membimbing anak anak kita terutama dari pendidikan akhlak serta keimanan, dasar itulah yang harus kita utamakan, Bagi saya sebaik baiknya manusia ialah kita yang bermanfaat untuk orang lain,” ungkapnya

Ucapan Terimakasih dilontarkan sosok Tokoh Masyarakat ( Wak Adi ) dan Para orang tua sesepu warga daerah pinggir rel yang Dalam hal kegiatan Jumat Barokah yang di lakukan KSJ Pusat dan Pejuang Dhuafa .

BERITA LAINNYA:  Ditlantas Polda Sumut Laksanakan Gebyar Vaksinasi Presisi

Kami Sangat Berterima kasih telah di kunjung Sang Pejuang Dhuafa yang kami banggakan juga kami Idam idamkan agar bisa berkunjung ke pemukiman Warga DPR ini.

Dari dahulu kami inginkan untuk bisa bertemu kepada beliau tapi barulah kali ini kami bisa melihat sosok yang saat ini kami harapkan. Atas nama masyarakat disini kami sangat bangga dan berharap Bapak Pejuang Dhuafa menjadi Orang tua angkat bagi kami warga yang berada di DPR.

Dan rasa bangga serta haru kami disini bisa langsung berjabatan melihat wajah yang sangat ihklas , semoga urusan apa pun yang menjadi keinginan Pejuang Dhuafa ini lancar dan tetap sehat selalu. Tutup Wak Adi 54 tahun yang menjadi tokoh masyarakat Warga depan pinggir rel ungkap ke media.

ALFIN

BERBAGI