Beranda Hukum & Kriminal Polsek Medan Timur Ringkus Pembobol Sekolah

Polsek Medan Timur Ringkus Pembobol Sekolah

BERBAGI

SIASATNUSANTARA.COM-Medan, Unit Reskrim Polsek Medan Timur berhasil meringkus seorang tersangka pembobolan Sekolah Dasar (SD) Negeri 060786 Medan.

Kapolsek Medan Timur, Kompol Rona Tambunan didampingi Kanit Reskrim, Iptu J Simamora menegaskan, pihaknya masih memburu seorang pelaku lagi.

“Kasusnya masih kita kembangkan. Masih ada seorang pelaku lagi yang kita kejar karena turut menjualkan barang curian tersebut,” tegas Rona.

Dijelaskannya, penangkapan tersangka, Andre Firman Lase (34), warga Jalan Bulan, Kelurahan Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota /Jalan Pancing Gang Regar Kecamatan Medan Tembung dilakukan atas laporan Rohana Barus (53), warga Jalan Purwo, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur.

“Dasar penangkapan tersangka adalah, Laporan Polisi Nomor : LP/B/516/X/ 2022 / Restabes Medan/Sek Medan Timur, tanggal 1 Oktober 2022,” jelasnya.

BERITA LAINNYA:  Ngaku Karyawan Leasing, Empat O.T.K Tarik (Sikat) Sepeda Motor Eks Nasabah FIF.

Atas laporan itu, selanjutnya dibentuk tim dipimpin Panit I Reskrim Polsek Medan Timur. Dalam penyelidikan di lapangan, petugas mendapat informasi seorang tersangka sedang berada di salah satu mall Jalan MT Haryono.

“Bergerak dari informasi itu kita lakukan penangkapan terhadap tersangka di lantai III salah satu mall di Jalan MT Haryono, Rabu (5/10/2022),” terangnya.

Kepada penyidik, tersangka mengakui telah melakukan pencurian di SD Negeri 060786 Jalan Purwo Kelurahan Perintis Kecamatan Medan Timur. Dia masuk dengan cara merusak kunci dan gembok pintu.

“Tersangka mengaku telah menjual barang hasil curiannya bersama temannya berinisial K yang saat ini sedang dalam pengejaran senilai Rp 800 ribu,” pungkasnya.

BERITA LAINNYA:  Beraksi Hingga Pengendara Wanita dan Anaknya Jatuh Terseret Seret, Seorang Penjambret Ditembak Satreskrim Polrestabes Medan

Dari tersangka disita barang bukti, 1 koper biru, 1 obeng dan 1 tang yang digunakan beraksi 1 kaos (baju) yang dibeli dari hasil uang kejahatan.

Rona mengaku, aksi pencurian tersebut bukan pertama kali terjadi di SDN Jalan Purwo Medan.

“Sebelumnya sekolah tersebut sudah pernah dibobol maling dan diduga pelakunya orang yang sama,” ungkap Rona.

Dia dijerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

ARIFIN

BERBAGI