Beranda Kabar Sumut Polsek Binjai Utara Tangani Temuan Mayat Seorang Laki-laki

Polsek Binjai Utara Tangani Temuan Mayat Seorang Laki-laki

BERBAGI

SIASATNUSANTARA.COM-Binjai Utara, Unit Reskrim Polsek Binjai Utara, Senin (31/10/2022) pukul 20.30 WIB mendatangi TKP ditemukannya 1 orang laki-laki dewasa yang telah meninggal dunia di rumah kontrakan di Jalan TA Hamzah, Lingkungan V, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.

Adapun identitas korban diketahui, M. Dani Budiyanta Sebayang (38), warga Jalan TA Hamzah, Lk V, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara tepatnya di belakang showroom Honda Daya Motor.

Kronologi, Senin (31/10/2022) pukul 20.30 WIB, Kepling V, Hasima melaporkan ke Polsek Binjai Utara adanya seorang laki laki yang sudah meninggal dunia di rumah kontrakan milik Diko Amar di Jalan TA Hamzah, Lingkungan V, Keluahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara dan sudah menyengat bau mayat.

BERITA LAINNYA:  Jelang Peringatan HUT Ke-77 Proklamasi Kemerdekaan RI, Kapolres Bersama Forkopimda Simalungun Bagi Bendera Merah Putih

Kemudian piket Pawas Kanit Binmas, Ipda Dapot Hutasoit SH, melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolsek Binjai Utara, Kompol Azhari SE, untuk selanjutnya bersama Kanit Rekrim dan Kanit Intelkam serta anggota Polsek Binjai Utara mendatangi TKP.

Setelah di TKP, ternyata pintu rumah dan jendela rumah korban dalam keadaan terkunci. Kemudian jendela kamar di tarik untuk melihat situasi didalam rumah dan terlihat 1 orang laki laki dewasa (korban) telah meninggal dunia dengan posisi telungkup dengan tidak menggunakan pakaian. Sementara kondisi tubuh mulai membusuk serta mengeluarkan cairan dengan bau yang menyengat. Selanjutnya personil mendobrak pintu depan dan masuk ke rumah.

Personel kemudian berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Djulham Binjai untuk selanjutnya membawa korban kerumah sakit Djulham Binjai.

BERITA LAINNYA:  Polres Simalungun Beri Kejutan Kepada TNI di HUT Ke-77 Tahun 2022

Atas kejadian ini mewakili pihak keluarga korban, adik kandung korban, M Nofri H Sebayang telah membuat surat pernyataan penolakan untuk tidak dilakukan autopsi karena korban diduga meninggal dunia akibat penyakit yg dideritanya berupa asam lambung, asam urat, sesak napas dan pernah mengalami struk tidak dapat berjalan selama 3 bulan.

Dan hasil visum luar di sekujur tubuh koban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan. Selanjutnya pihak keluarga membawa korban untuk di kebumikan di Tiga Binanga Simpang Pergendangan, Kabupaten Tanah Karo.

ARIFIN

BERBAGI