Beranda Kabar Sumut Barisan Republik Jabar Siap Kawal Pertumbuhan UMKM Potensi pinjaman modal tanpa agunan...

Barisan Republik Jabar Siap Kawal Pertumbuhan UMKM Potensi pinjaman modal tanpa agunan yang akan disalurkan diperkirakan pengurusan DPW hingga triliunan rupiah.

BERBAGI

SIASATNUSANTARA.COM-ISTIMEWA Ketua Umum DPP Barisan Republik Febryan Adithya (kanan) menyerahkan bendera pataka kepada Ketua DPW Barisan Republik Jabar Moch. Noor Daswan Muda S.Pd MM (kiri) dalam pengukuhan pengurus DPW Barisan Republik periode 2022-2027 di Gedung Puskud Jabar, Kota Bandung.

BANDUNG – Angin segar segera terhirup oleh dunia usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Jabar. Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Barisan Republik telah hadir di Provinsi Jabar untuk menopang kemajuan UMKM di sektor pertanian, peternakan dan wisata.

Ketua Umum DPP Barisan Republik Febryan Adithya (kanan) menyerahkan surat keputusan pembentukan pengurus Barisan Republik Jabar kepada Ketua DPW Barisan Republik Jabar Moch Noor Daswan Muda S.Pd MM (kiri) di Gedung Puskud Jabar, Kota Bandung, Kamis (22/9). – (Istimewa)
DPP Barisan Republik telah melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Barisan Republik Provinsi Jawa Barat berlangsung di Kantor Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud) Jabar, Kota Bandung, Kamis (22/9). Pelantikan DPW Barisan Republik Jabar dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP Barisan Republik Febryan Adithya yang didampingi oleh Sekum DPP Barisan Republik Tohonan Nababan.

BERITA LAINNYA:  Adanya Pemberitaan Tentang Dugaan Kapolres Simalungun Dukung Kegiatan Tikoti. " Ini Kata Kapolres Simalungun"!!

Ketua Umum DPP Barisan Republik Febryan Adithya mengatakan, kebangkitan ekonomi bangsa Indonesia yang dipromotori oleh Barisan Republik dan WCN Foundation dimulai dari Provinsi Jawa Barat. Menurut dia, ekonomi bangsa ini akan kokoh jika pelaku UMKM-nya tumbuh dan berkembang.

Pihaknya mengapresiasi Barisan Republik Jabar yang tampak antusias ingin menumbuhkembangkan perekonomian di daerahnya. ‘’Jabar akan menjadi percontohan bagi daerah lain,’’ ujarnya usai melantik pengurus DPW Barisan Republik Jabar di Bandung, Kamis (22/9).

Ketua DPW Barisan Republik Jabar Moch. Noor Daswan Muda S.Pd MM menyatakan, ajang pelantikan pengurus DPW Barisan Republik Provinsi Jabar merupakan starting point bagi seluruh pengurus dan anggota dalam menjalankan program kerja organisasi. Kata dia, Barisan Republik merupakan ormas yang berbasis peningkatan ekonomi kerakyatan.

BERITA LAINNYA:  Edy Rahmayadi Minta Penertiban Tambang Yang Tak Berizin Di Tindak Lanjuti Dengan Serius

‘’Barisan Republik akan menjadi mitra pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan, sehingga masyarakat terhindar dari praktik ijon, cengkeraman rentenir dan kerugian serta kemiskinan terstruktur,’’ ujarnya, Kamis (22/0). Daswan menjelaskan, setiap pelaku usaha yang terdaftar sebagai anggota Barisan Republik akan mendapatkan bantuan pinjaman modal usaha tanpa agunan.

Kepesertaan anggota tersebut, tutur dia, dibuktikan dengan kartu tanda anggota Barisan Republik. Potensi pinjaman yang akan disalurkan untuk UMKM di Jabar mencapai triliunan rupiah. Dirinya mengaku bangga karena Barisan Republik Jabar menjadi yang pertama dikukuhkan dan dilantik kepengurusannya oleh ketua umum.

Daswan menyebutkan, DPW Barisan Republik Provinsi Jabar juga telah membentuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Republik di 5 Kabupaten/Kota. Yakni di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi dan Kabupaten Subang. Seluruh anggotanya mencapai ribuan orang.

BERITA LAINNYA:  Kapolres Berikan Pembekalan Kepada Mahasiswa/i baru FKIP Universitas Asahan

‘’Insyaallah, di waktu dekat akan segera terbentuk DPD Kabupaten Garut, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Ciamis,’’ katanya.

Barisan Republik berdiri sebagai perpanjangan tangan dari Yayasan Widya Citra Nusantara (WCN Foundation) yang dibina oleh Ibu Siti Hardiyanti dan Bapak Ari Sigit. Barisan Republik menghimpun para pelaku UMKM, petani, peternak dan pelaku bisnis wisata yang sangat memerlukan permodalan, bimbingan tata kelola, dan pemasaran.

BERBAGI