Pelantikan Panitia Pemilihan Pelayan Khusus GMIM Eben Haezer Lantung Tegaskan Ketaatan pada Aturan Gereja dan Integritas Pelayanan

Lantung, siasatnusantara.com – Jemaat GMIM Eben Haezer Lantung resmi melaksanakan pelantikan Panitia Pemilihan Pelayan Khusus Jemaat sebagai bagian dari tahapan pelayanan gerejawi yang harus berjalan sesuai aturan dan tata gereja yang berlaku. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat, Pdt. Alrie Alfrest Lumempow di sela-sela ibadah Minggu yang berlangsung penuh sukacita dan kebersamaan jemaat.
Minggu, (17/5/2026).

Pelaksanaan pelantikan ini menjadi penegasan bahwa proses pemilihan Pelayan Khusus bukan sekadar agenda internal gereja, melainkan bagian dari pelayanan yang memiliki aturan, mekanisme, serta tanggung jawab moral dan spiritual yang mengikat seluruh panitia maupun jemaat. Karena itu, seluruh tahapan pemilihan dituntut berjalan tertib, transparan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai pelayanan gereja.

Dalam kesempatan tersebut, Pdt. Kristi Wentinus, S.Th dipercayakan sebagai Ketua Panitia Pemilihan Pelayan Khusus Jemaat. Kepercayaan tersebut diharapkan mampu dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas, mengingat panitia memiliki peranan penting dalam menjaga proses pemilihan tetap sesuai ketentuan gereja serta menghindari hal-hal yang dapat memicu perpecahan di tengah jemaat.

Dalam arahannya, Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat menekankan bahwa seluruh panitia wajib memahami dan menaati aturan gereja yang berlaku dalam setiap tahapan pemilihan. Panitia juga diminta menjaga netralitas, profesionalitas pelayanan, serta tidak membawa kepentingan pribadi maupun kelompok dalam proses yang sedang berjalan.

Menurutnya, pelayanan gereja harus berdiri di atas dasar kasih, persatuan, dan ketaatan terhadap tata gereja, sehingga setiap keputusan maupun tahapan yang dilaksanakan benar-benar mencerminkan nilai pelayanan yang sehat dan bertanggung jawab. Hal tersebut penting agar kepercayaan jemaat tetap terjaga dan seluruh proses dapat berlangsung dengan damai serta penuh penghormatan terhadap aturan organisasi gereja.

Pelantikan tersebut turut dihadiri jemaat, pelayan gereja, dan unsur pelayanan lainnya yang memberikan dukungan doa kepada panitia yang baru dilantik. Suasana penuh sukacita dan kebersamaan terlihat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan moral agar seluruh proses pemilihan Pelayan Khusus dapat berjalan dengan baik dan membawa dampak positif bagi kehidupan bergereja.

Jemaat berharap panitia yang telah dipercayakan mampu menjalankan tugas secara bijaksana, adil, dan bertanggung jawab sesuai ketentuan gereja yang berlaku. Dengan adanya aturan yang mengikat dalam proses pemilihan, diharapkan seluruh tahapan dapat terlaksana secara tertib, aman, dan tetap menjaga persatuan jemaat di tengah dinamika pelayanan gereja saat ini.

(*/Yoksan Salendah, C.Par., C.BJ., C.EJ., CPLA.).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *