SN – Bandung Kamis, 22/05/2025 || Dunia jurnalistik kembali tercoreng akibat ulah seorang wanita berinisial SR, yang mengaku sebagai wartawati dan pemimpin redaksi media online Exposelensa.com di Kota Bandung, Jawa Barat. Bermodalkan kartu pers dan foto bersama mantan Kapolda Jawa Barat, Komjen Pol Ahmad Wiyagus, SR diduga melakukan pemerasan terhadap pemilik toko kosmetik di berbagai wilayah Jawa Barat.
Menurut kesaksian seorang penjaga toko kosmetik berinisial AM, SR bersama rekan-rekannya berkeliling dengan kendaraan dan mencari toko-toko kosmetik.
Mereka mengancam pemilik toko dan meminta uang sebagai “tutup mata”. AM mengaku dirinya merasa takut menghadapi ancaman tersebut.
Investigasi dari tim media Merah Putih mengungkap bahwa SR dan kelompoknya meminta uang dengan jumlah yang tidak menentu, menyerupai aksi pemerasan berkedok jurnalistik. Mereka bahkan mengancam akan menutup toko kosmetik jika permintaan mereka tidak dipenuhi.
Kasus ini menimbulkan kecaman dari berbagai pihak, termasuk komunitas insan pers yang merasa profesinya tercoreng akibat ulah oknum yang menyalahgunakan identitas jurnalistik.
Beberapa pihak mendorong Dewan Pers untuk mengambil tindakan tegas terhadap media online Exposelensa.com serta SR beserta rekan-rekannya.
Selain itu, banyak pihak juga berharap aparat kepolisian segera menyelidiki kasus ini. Termasuk kemungkinan pencemaran nama baik terhadap Komjen Pol Ahmad Wiyagus, yang fotonya dimanfaatkan SR dalam aksi pemerasan tersebut.
Kasus ini masih berlanjut, dan masyarakat berharap agar hukum ditegakkan tanpa pandang bulu











