Gubernur Sumut Bobby Nasution Ajukan Pembangunan RS Unggulan Regional ke Menkes Budi Gunadi Sadikin

Siasatnusantara.com – Jakarta, 11 Agustus 2025 || Dalam upaya memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Provinsi Sumatera Utara, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution secara langsung mengajukan proposal pembangunan sejumlah rumah sakit unggulan regional kepada Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin. Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Bobby menyampaikan rencana pembangunan tiga rumah sakit unggulan pengampu regional yang akan menjadi pusat layanan kesehatan strategis di Sumatera Utara:

1. RS Unggulan Regional Pantai Barat
– Lokasi: Kabupaten Tapanuli Utara
– Fokus: Layanan umum dan rujukan regional untuk wilayah pesisir barat Sumut

2. RS Unggulan Regional Pantai Timur
– Lokasi: Kabupaten Asahan
– Fokus: Layanan terpadu untuk wilayah pesisir timur dan hinterland industri

3. RS Unggulan Regional Dataran Tinggi
– Lokasi: Kabupaten Karo
– Fokus: Layanan kesehatan jiwa dan geriatrik (lansia), mengingat karakteristik demografis dan geografis wilayah pegunungan

Selain itu, Bobby juga mengusulkan pengembangan RS Mata Regional di kawasan Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Langkat (Mebidangro), sebagai pusat layanan kesehatan mata yang terintegrasi dan berstandar nasional.

Gubernur Bobby menyampaikan rasa syukur atas sambutan hangat dan dukungan penuh dari Menteri Kesehatan dan jajaran. Diskusi berlangsung konstruktif, dengan semangat yang sama: mempercepat pemerataan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di Sumatera Utara.

“Alhamdulillah, kami disambut baik dan hangat oleh Bapak Menkes beserta jajaran. Diskusi kami juga dibalut semangat yang sama, yakni keinginan bersama untuk memajukan sistem kesehatan Sumatera Utara,” ujar Bobby.

Gubernur Bobby menekankan bahwa kolaborasi ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga penguatan sistem kesehatan yang berkelanjutan dan inklusif. Ia berharap langkah ini dapat:
– Meningkatkan akses layanan kesehatan di wilayah terpencil
– Memperkuat kapasitas SDM dan fasilitas kesehatan
– Mendorong inovasi dan integrasi layanan berbasis teknologi

“Semoga langkah, komitmen dan kolaborasi ini dapat mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan di Provinsi Sumatera Utara,” tutup Bobby.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *