Dibiarkan Lama, Gedung B SMP N 33 Kota Bekasi Tanpa Toilet, Siapa Yang Bertanggungjawab?

Kota Bekasi – SiasatNusantara: Miris, Kondisi gedung B SMP N 33 Kota Bekasi viral di jagad media sosial, setelah di ketahui, gedung sekolah berlantai tiga itu ternyata belum dilengkapi sarana toilet. Siapa Yang Bertanggungjawab?

Mengetahui informasi tersebut, wartawan RadarNusantara menyambangi sekolah kemudian menanyakan kondisi sekolah ke sejumlah siswa yang berada di ruang lantai dua.

“Iya betul pak, kalau kami hendak buang air kecil dan buang air besar, karena tidak ada di sini (lantai dua), maka kami harus ke toilet bawah belakang sekolah, apalagi kalau jam istirahat,sangat antri.

Yang paling miris mendengarnya, cerita seorang siswa (nama di rahasiakan), pernah asal buang air kecil sembarangan, alasan karena sudah tidak tahan lagi menunggu antrian”.ungkapnya dengan nada polos,Jumat (23/8/25).

Di waktu yang sama setelah mengetahui, Sekretaris Dinas Pendidikan,Warsim Suryani terjun lansung ke SMP N 33 dan bertemu Kepala Sekolah kemudian melihat kondisi bangunan sebenarnya .

“Malu sudah viral di media sosial oleh teman wartawan, jadi gedung lantai dua harus segera di lengkapi sarana toilet sehingga siswa merasakan kenyamanan belajar,”tegas Warsim.

Tidak tinggal diam juga,Tomu U Silaen Ketua LSM Pencegahan Korupsi Anggaran Pemerintah Republik Indonesia (PKAP RI) sangat menyesali kinerja Royani selaku Kepala Sekolah.

“Seingat saya gedung SMP N 33 Kota Bekasi sudah lebih 3 tahun di bangun oleh Pemkot Bekasi, merupakan hal yang sangat aneh bagi seorang kepala sekolah bila tidak mengetahui kondisi sekolah dan keluhan siswa.

“Kalau tau, seharusnya Kepala sekolah punya kebijakan sendiri untuk bangun toilet, kalau mengharap dari APBD mungkin butuh waktu lama, kan tidak ada salahnya untuk bangun toilet di ambil dari anggaran BOS atau sumber dana lainnya? Yang jelas laporan pengeluaran anggaran transparan dan dapat di pertanggungjawabkan.

“Bila melihat kondisi sudah lama di biarkan begitu, Tomu Silaen kepada media mengatakan sudah seharusnya Wali Kota Bekasi,Tri Adhianto dan Kepala Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi kinera Kepala SMP N 33 Kota Bekasi. bila perlu ganti saja Royani,karena masih banyak yang layak menjadi Kepala Sekolah”ungkapnya.

Gedung B SMP N 33 Kota Bekasi Tanpa Toilet, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Kondisi gedung B SMP N 33 Kota Bekasi menjadi viral di media sosial karena belum dilengkapi dengan sarana toilet, meskipun gedung tersebut berlantai tiga. Siswa-siswa di sekolah tersebut harus berjalan ke toilet di belakang sekolah yang menyebabkan antrean panjang, terutama saat jam istirahat.

Seorang siswa mengungkapkan bahwa mereka harus menunggu lama untuk menggunakan toilet dan terkadang terpaksa buang air kecil sembarangan karena tidak tahan menunggu. Siswa tersebut juga menyatakan bahwa kondisi ini sangat tidak nyaman dan mengganggu proses belajar.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Warsim Suryani, langsung meninjau SMP N 33 dan bertemu dengan Kepala Sekolah untuk membahas kondisi bangunan.

Warsim menekankan bahwa gedung lantai dua harus segera dilengkapi dengan sarana toilet untuk meningkatkan kenyamanan belajar siswa.

Ketua LSM Pencegahan Korupsi Anggaran Pemerintah Republik Indonesia (PKAP RI), Tomu U Silaen, menyesali kinerja Kepala Sekolah Royani yang dinilai tidak mengetahui kondisi sekolah dan keluhan siswa.

Tomu menyarankan agar Kepala Sekolah dapat menggunakan anggaran BOS atau sumber dana lainnya untuk membangun toilet dan meminta transparansi laporan pengeluaran anggaran.

Tomu juga meminta agar Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dan Kepala Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi kinerja Kepala SMP N 33 Kota Bekasi dan mempertimbangkan untuk menggantinya jika tidak mampu menjalankan tugas dengan baik.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *