Musi Banyuasin, siasatnusantra.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mulai menyiapkan strategi pembiayaan pembangunan di luar APBD dan transfer pusat. Langkah ini dilakukan menyusul penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) yang berdampak pada fiskal daerah.
Hal itu dibahas saat Sekda Muba Drs Syafaruddin MSi bersama Kepala Bappeda Dr Mursalin SE MM mengikuti rapat koordinasi dengan Kementerian PPN/Bappenas RI di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Sekda Muba Syafaruddin mengatakan, Pemkab Muba mulai membuka peluang pembiayaan alternatif melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), CSR perusahaan, penguatan BUMD, hingga investasi swasta.
“Muba memiliki potensi besar di sektor migas, perkebunan, energi, hilirisasi industri, hingga pengembangan kawasan ekonomi yang layak ditawarkan kepada investor,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Muba Mursalin berharap Bappenas dapat mendampingi penyusunan project pipeline daerah agar proyek strategis Muba lebih siap dan menarik bagi calon investor.
Kementerian PPN/Bappenas RI juga mengapresiasi langkah proaktif Pemkab Muba dalam menyiapkan strategi pembiayaan pembangunan yang lebih inovatif dan berkelanjutan di tengah tantangan fiskal daerah.
(*/LKM).









