Sumsel, siasatnusantara.com – Warga di berbagai kabupaten/kota di provinsi Sumatra Selatan menyampaikan kekecewaan mendalam sekaligus menyindir kinerja pemerintah provinsi. Hal ini dipicu kondisi infrastruktur jalan yang rusak diduga tak kunjung diperbaiki, padahal Gubernur telah menjabat selama dua periode. Sindiran warga semakin meluas lantaran sering melihat pejabat termasuk gubernur, menggunakan helikopter untuk perjalanan dinas, sementara rakyat kecil harus menderita di jalanan yang rusak.
Keluhan ini banyak disampaikan warga Sumsel melalui media sosial, porum warga, hingga keluhan langsung di lapangan. Banyak ruas jalan utama penghubung antar kabupaten yang berlubang, aspal mengelupas dugaan belum di tangani bertahun-tahun. Akibat kondisi jalan yang memprihatinkan tersebut, kemacetan parah menjadi pemandangan sehari-hari. Kendaraan roda dua maupun roda empat sering terjebak antrean panjang, bahkan sering terjadi kerusakan kendaraan hingga kecelakaan lalu lintas.
“Sudah dua periode gubernur menjabat, jangan cuma hanya naik helikopter saja. Lihat masyarakat di bawah tiap hari jalanan macet disebabkan banyaknya jalan yang rusak,” ujar warga dalam video dikutip Selasa (2/6/2026) yang jadi perbincangan publik.
Warga banyak menilai adanya ketimpangan yang sangat mencolok. Di Satu sisi, fasilitas mewah bagi pejabat tersedia, namun kebutuhan dasar rakyat berupa jalan yang layak Terabaikan. Jalan yang rusak tidak hanya menyulitkan transportasi warga, tapi juga melumpuhkan roda perekonomian.
Terkait keluhan dan sindiran keras dari masyarakat ini. Warga berharap sindiran ini didengar dan menjadi peringatan keras bagi pemerintah untuk segera memprioritaskan perbaikan jalan Sumsel antar kabupaten kota dari pada kemewahan fasilitas pejabat.
Warga berharap sisa masa jabatan ini bisa digunakan untuk benar-benar bekerja nyata bagi rakyat, agar tidak meninggalkan catatan kelam berupa jalan rusak yang menjadi warisan utama selama dua periode kepemimpinan.
(*/LKM).









