Belitung, siasatnusantara.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan gelar penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah sebanyak tujuh ekor hewan kurban yang terdiri dari empat ekor sapi dan tiga ekor kambing, bertempat di Halaman Dapur Sehat Lapas Tanjungpandan, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan Idul Adha yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai selepas pelaksanaan Salat Idul Adha pada 27 hingga 29 Mei 2026.
Pelaksanaan kurban tersebut tidak hanya menjadi bentuk ibadah dan rasa syukur, namun juga wujud nyata kepedulian sosial serta semangat kebersamaan antara jajaran pemasyarakatan, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga masyarakat dan eks warga binaan.
Kepala Lapas Tanjungpandan, Royhan Al Faisal mengatakan bahwa momentum Idul Adha menjadi sarana mempererat nilai kemanusiaan, solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi warga binaan serta masyarakat sekitar.
“Pelaksanaan kurban di Lapas Tanjungpandan bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan, tetapi menjadi momentum untuk menanamkan nilai keikhlasan, kebersamaan dan kepedulian sosial. Kami bersyukur karena tahun ini pelaksanaan kurban mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pegawai hingga eks Warga Binaan yang masih memiliki kepedulian terhadap Lapas,” ujar Royhan.
Ia menambahkan, seluruh proses penyembelihan dilakukan secara gotong royong oleh panitia kurban dan pegawai Lapas dengan memperhatikan aspek kebersihan, keamanan, kesehatan serta ketentuan syariat Islam. Daging kurban kemudian didistribusikan kepada Warga Binaan, masyarakat sekitar serta keluarga Warga Binaan yang membutuhkan yang diberikan pada saat layanan kunjungan Idul Adha.
Adapun empat ekor sapi kurban berasal dari bantuan dari Bupati Belitung Timur, Kepala Kejaksaan Negeri Belitung serta sumbangan dari eks Warga Binaan Lapas Tanjungpandan. Sementara tiga ekor kambing berasal dari partisipasi pegawai Lapas Tanjungpandan dan sumbangan eks Warga Binaan.
Penyaluran daging kurban dilakukan secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung kepada para penerima manfaat. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh warga binaan maupun masyarakat sekitar yang hadir.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina menegaskan bahwa semangat berbagi dalam Idul Adha harus mampu menghadirkan nilai kemanusiaan dan memperkuat hubungan sosial antara pemasyarakatan dengan masyarakat.
“Idul Adha mengajarkan kita arti pengorbanan dan kepedulian terhadap sesama. Melalui pembagian hewan kurban ini, kami ingin memastikan bahwa Warga Binaan, keluarga mereka dan masyarakat sekitar juga dapat merasakan kebahagiaan serta keberkahan Idul Adha. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata hadirnya pemasyarakatan yang humanis dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Ade Agustina.
Salah satu keluarga Warga Binaan penerima bantuan kurban berinisial LS mengaku bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan jajaran Lapas Tanjungpandan.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Lapas dan semua yang telah berbagi. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, apalagi di momen Iduladha seperti sekarang. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membawa berkah untuk semuanya,” tutur LS.
Kegiatan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban tersebut berlangsung dengan tertib, aman dan penuh suasana kekeluargaan. Selain menjadi bagian dari ibadah tahunan, kegiatan ini juga mempertegas komitmen Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjungpandan dalam membangun pemasyarakatan yang semakin humanis, peduli dan dekat dengan masyarakat.
Sumber: Kontributor Berita Humas Lapas Tanjungpandan.
(*/Luise).











