Siasatnusantara.com – Aceh Tamiang, 5 Januari 2026 || Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menurunkan sebanyak 1.101 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang didampingi oleh aparatur sipil negara (ASN) untuk mempercepat pemulihan roda pemerintahan di wilayah terdampak bencana. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya percepatan aktivasi pemerintahan dan pelayanan publik pasca-bencana.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 170 ASN Kemendagri secara khusus ditugaskan untuk mendampingi jalannya pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang, yang menjadi salah satu daerah terdampak paling parah.
“Pemerintahan adalah jantung kehidupan daerah. Jika pemerintahan tidak berjalan optimal, maka pelayanan publik dan pemulihan ekonomi juga akan terhambat. Oleh karena itu, kami kirim ASN dan Praja IPDN untuk mendampingi agar pemerintahan dapat kembali berjalan efektif,” ujar Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dalam Apel Pembukaan Tim Satuan Tugas Kemendagri di halaman Kantor Bupati Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Acara apel tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, serta sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan lintas daerah dalam upaya pemulihan pasca-bencana yang tengah dijalankan pemerintah pusat.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat normalisasi pelayanan publik dan mendukung pemulihan sosial-ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.











