Wujud Kemanunggalan TNI–Rakyat, Babinsa dan Warga Paseng Bersihkan Rumah Korban Banjir Bandang

 

Sitaro, Siasatnusantara.com —
Sebagai bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, Babinsa Kelurahan Paseng, Sertu Geral Sambenthiro, melaksanakan kegiatan pembersihan rumah warga yang terkena dampak banjir bandang, bertempat di halaman belakang rumah Keluarga Bansaleng–Muhaling, Kelurahan Paseng, Kecamatan Siau Barat, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Jumat (23/01/2026).
Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 08.00 Wita, dengan melibatkan Babinsa bersama tiga orang masyarakat setempat.

Pembersihan difokuskan pada sisa lumpur, material kayu, bebatuan, serta sampah yang terbawa arus banjir dan mengendap di sekitar rumah warga, yang apabila tidak segera ditangani dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan kerusakan lingkungan.

Dengan menggunakan peralatan sederhana dan mengedepankan semangat kebersamaan, Babinsa dan warga bekerja secara bergotong royong. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat memberikan motivasi dan rasa aman bagi warga yang sedang mengalami musibah, sekaligus memperkuat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.

Kegiatan ini merupakan implementasi tugas pembinaan teritorial Babinsa sebagai ujung tombak satuan kewilayahan, yang tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga turut berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Warga Kelurahan Paseng menyambut baik dan mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam membantu meringankan beban masyarakat pascabencana. Mereka berharap sinergi dan kebersamaan seperti ini dapat terus terjalin dengan baik ke depannya.

Seluruh rangkaian kegiatan pembersihan rumah warga selesai dilaksanakan pada pukul 10.00 Wita, dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Komandan Kodim 1301/Sangihe, Letkol Czi Nazarudin, S.T., M.I.P., dalam keterangannya menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam membantu masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari tugas dan pengabdian TNI kepada rakyat.

“Saya menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar senantiasa hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga mengalami musibah. TNI harus menjadi solusi, memberi manfaat, dan mampu meringankan beban rakyat. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Dandim Letkol Czi Nazarudin.

Dandim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan, saling membantu, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, mengingat kondisi geografis wilayah kepulauan yang rawan terhadap cuaca ekstrem.

(*Wawu Elis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *