Warga Dadirejo Tirto Ubah Jalan Jadi Kebun Pisang Dadakan, Siap Panen Sebelum Perbaikan Jalan Tiba

Pekalongan, siasatnusantara.com – Fenomena alam paling langka terjadi di Desa Dadirejo Tirto, Pekalongan! Warga setempat, dengan semangat juang yang membara dan sendal jepit anti-lumpur, mendadak beralih profesi menjadi petani pisang. Bukan di ladang, melainkan… di tengah jalan raya mereka sendiri. Jumat (21/11/2025).

Aksi demo yang tak biasa ini dipicu oleh “kesabaran super” warga yang sudah mencapai batasnya melihat kondisi jalanan yang konon katanya lebih mirip “trek off-road” daripada jalur transportasi. Jumat pagi yang cerah (atau lebih tepatnya, mendung karena banyak genangan), sepanjang jalan desa disulap menjadi galeri seni instalasi pisang hidup. Pohon-pohon pisang muda, dengan gagah perkasa ditanam di lubang-lubang raksasa yang selama ini menjadi momok menakutkan bagi pengendara motor.

“Kami sudah capek bilang ‘tolong perbaiki jalan’. Sekarang kami kasih solusi permanen. Kalau jalannya bolong, ya ditanami. Nanti kalau sudah berbuah, kan bisa panen raya. Lumayan buat tambahan buka warung kopi,” ujar Ibu Warsih, koordinator aksi, sambil menyiram pohon pisang pertamanya.

Kisah Nyata Ban Motor Bocor Tiga Kali Sebulan: Mitos atau Fakta?

Kisah pilu dialami oleh Pak Tejo, seorang tukang ojek yang kini akrab disapa Mister Tambal Ban.

“Seumur-umur narik ojek, baru di Dadirejo ini saya sebulan bisa langganan bocor ban tiga kali!” keluh Pak Tejo sambil menunjukkan nota tambal ban terbarunya,” ujarnya.

Ini bukan lagi ban motor, ini ban susu saking rapuhnya.

“Daripada jadi langganan bengkel, mending nunggu pisangnya mateng. Kali aja bisa buat ganti ban baru,” ucap Pak Tejo.

Ironi Pertanian di Tengah Kota: Nanam Padi Tumbuh Pisang?

Slogan warga Dadirejo kini viral: “Nanam padi numbuh pisang!” Ini adalah sindiran keras untuk pemerintah daerah yang dinilai lebih fokus pada hal lain dibanding jalanan yang vital ini. Konon, beberapa warga bahkan sudah menyiapkan bibit padi, siapa tahu dengan keajaiban “pupuk aspal”, padi mereka bisa tumbuh subur di antara genangan air dan aspal terkelupas.

BACA JUGA:  Forum Anti Korupsi Indonesia (FASI) Desak KPK Tangkap Aktor Korupsi Mempawah

“Kami berharap Pak Lurah, Pak Camat, sampai Pak Bupati, bisa melihat kebun pisang dadakan kami ini, Ini bukan cuma protes, ini invitasi untuk datang dan ikut merasakan sensasi adventure ala Indiana Jones setiap kali lewat jalan ini,” kata seorang bapak sambil menunjuk deretan pohon pisang.

Melihat antusiasme warga, sepertinya Dadirejo Tirto akan segera menjadi destinasi agrowisata baru dengan tema Perjalanan Petani Pisang di Tengah Jalan Rusak.

“Jangan kaget jika bulan depan Anda menemukan penjual kolak pisang dadakan di pinggir jalan ini, menawarkan hasil panen langsung dari kebun mereka,” ungkapnya lagi.

(*/Yohanes).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *