Korban Kekerasan di Pelabuhan Melonguane, Guru SMK Talaud Dirawat dan Kasus Ditindaklanjuti

Talaud, siasatnusantara.com – Seorang guru SMK, Berkam Saweduling, menjadi korban dugaan kekerasan di kawasan Pelabuhan3 Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, pada Kamis malam (22/1/2026).

Korban kini mendapatkan perawatan medis setelah mengalami luka pada bagian wajah. Foto yang beredar menunjukkan kondisi korban dengan mata tertutup perban, menandakan perlunya penanganan lebih lanjut.

Pihak keluarga dan masyarakat setempat berharap korban memperoleh pemulihan yang maksimal, sekaligus menekankan pentingnya penanganan yang transparan dan sesuai prosedur hukum terhadap oknum yang diduga terlibat.

Danlanal Melonguane menegaskan bahwa oknum anggota yang diduga terlibat dalam insiden tersebut akan diproses sesuai aturan.

“Termasuk melalui mekanisme Pengadilan Militer,” tegas Danlanal.

Pernyataan ini dinilai sebagai bentuk komitmen pihak berwenang dalam menegakkan disiplin internal sekaligus memastikan proses hukum berjalan jika ditemukan pelanggaran.

Meski demikian, kronologi lengkap peristiwa masih memerlukan pendalaman. Pemeriksaan menyeluruh, pengumpulan keterangan saksi, dan penelusuran bukti pendukung dinilai penting agar kasus dapat ditangani secara objektif dan profesional.

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan tugas aparat, agar setiap tindakan tetap berada dalam koridor hukum, menjunjung etika, serta mengedepankan perlindungan terhadap warga sipil.

Masyarakat kini menanti perkembangan resmi dari pihak terkait, termasuk hasil pemeriksaan internal dan kelanjutan proses hukum terhadap oknum yang diduga terlibat dalam kejadian ini.

(*/Yoksan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *