Sangihe, Siasatnusantara.com – Suasana cerah menyelimuti Kampung Laine pagi itu. Di bawah sinar matahari yang hangat, para petani tersenyum lebar saat memanen padi bersama jajaran TNI dari Kodim 1301/Sangihe dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Momen panen raya tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang mulai mengubah wajah kemandirian pangan masyarakat. Rabu (29/10/2025).
Program P2B mendorong warga untuk memanfaatkan lahan di sekitar rumah sebagai sumber pangan bergizi. Sayur-mayur, buah, hingga tanaman pangan kini tumbuh subur di pekarangan warga. Inisiatif ini mendapat dukungan penuh dari Pemkab Sangihe dan Kodim 1301/Sangihe sebagai bagian dari sinergi membangun ketahanan pangan dari tingkat keluarga.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Tungari, S.E., M.M., mengapresiasi semangat masyarakat Laine yang ikut aktif dalam gerakan ini.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya bergantung pada hasil ladang, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga dari pekarangan rumah sendiri,” ujar Bupati Michael Tungari.
Sementara itu, Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazarudin, S.T., M.I.P., menegaskan komitmen TNI AD untuk terus hadir membantu masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Ketahanan pangan adalah kekuatan bangsa. Kami berharap semangat ini menyebar ke seluruh kampung di Sangihe,” tegas Dandim Nazarudin.
Selain panen bersama, kegiatan juga diwarnai dengan penyerahan bantuan berupa pupuk, bibit, dan alat pertanian kepada sejumlah kelompok tani seperti Poktan Cemerlang, Poktan Cimpedak, dan Poktan Tunas Baru.
Bagi masyarakat Kampung Laine, program ini bukan sekadar menanam tanaman pangan. Lebih dari itu, mereka menanam harapan baru — harapan akan kehidupan yang mandiri, sejahtera, dan penuh semangat gotong royong.
(*/Al)











