Dr. Maruli Siahaan Melayat ke Rumah Duka Rointan BR Siahaan, Sampaikan Kata Penghiburan Turut Berdukacita

Sumut, siasatnusantara.com – Kombes. Pol. (Purn). Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H. sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi XIII Fraksi Partai Golkar Dapil Sumut 1 dan Ketua PPSD Siahaan Indonesia melakukan Kunjungan Sosial (Melayat) untuk menyampaikan Kata Penghiburan berupa turut berdukacita atas meninggalnya/berpulangnya ke Rumah Bapa di Sorga Rointan BR. Siahaan (Nai Swandi) yang tutup usia
53 tahun. Minggu (28/09/2025).

Alm adalah Istri dari Alm F. Siagian (Ama Swandi) Alamat duka di Jl.
Kawat IV Tanjung Mulia, Kota Medan.

Dalam kunjungan ke daerah pemilihan (Kundapil) ini, Bapak Dr. Maruli Siahaan hadir secara langsung untuk menyampaikan ucapan dukacita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran beliau bukan hanya sekadar formalitas, tetapi sebagai ungkapan tulus rasa empati dan kebersamaan terhadap masyarakat di Dapil Sumut 1.

Beliau menyampaikan bahwa setiap keluarga yang berduka perlu terus dikuatkan agar tetap tabah, tegar, dan berserah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Menurut beliau, kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan bagian dari perjalanan menuju kehidupan yang kekal.

“Karena itu, keluarga besar yang ditinggalkan diingatkan untuk tidak larut dalam kesedihan, melainkan melihat peristiwa ini sebagai kehendak dan rencana indah Tuhan yang pada waktunya akan membawa penghiburan,” ucapnya.

Kehadirannya di tengah keluarga berduka adalah bukti nyata bahwa dirinya akan selalu ada, memberikan dukungan moral, spiritual, maupun perhatian sosial kepada siapa pun tanpa membeda-bedakan.

Diakhir kunjungan, Bapak Dr. Maruli Siahaan mendoakan agar almarhumah diterima dengan damai di sisi Tuhan Yang Maha Pengasih, serta keluarga yang ditinggalkan tetap diberikan keteguhan hati.

Beliau juga menegaskan kembali komitmennya bahwa selama mengemban amanah sebagai Anggota DPR RI, dirinya akan senantiasa hadir untuk masyarakat Sumatera Utara 1.

“Tidak hanya pada saat perayaan atau kegiatan pembangunan, tetapi juga ketika rakyat menghadapi kesulitan, ujian, maupun kehilangan. kehadiran dalam duka cita adalah salah satu bentuk nyata kepedulian, yang memperlihatkan bahwa seorang pemimpin sejati berjalan bersama rakyatnya dalam setiap langkah kehidupan,” ujarnya.

(*/Bongguk Siahaan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *