Belitung, siasatnusantara.com – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran pembimbingan dan penelitian kemasyarakatan (Litmas) melalui sinergi bersama Komisi III DPRD Kabupaten Belitung Timur dalam kunjungan kerja yang dilaksanakan pada Kamis (19/02/2026) di Aula Bapas Tanjungpandan.
Kegiatan berlangsung dialogis dan interaktif, dipandu oleh Kepala Urusan Tata Usaha Bapas Tanjungpandan, Yovie Agustian Putra. Momentum ini dimanfaatkan Bapas untuk memaparkan tugas dan fungsi dalam sistem peradilan pidana, khususnya pembinaan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) serta pengawasan klien pemasyarakatan di wilayah Belitung dan Belitung Timur.
Kepala Bapas Kelas II Tanjungpandan, Muhamad Irfani, menegaskan bahwa Litmas menjadi instrumen penting dalam mendukung proses peradilan yang berkeadilan dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.
“Penelitian Kemasyarakatan bukan sekadar laporan administratif, tetapi gambaran komprehensif kondisi sosial dan keluarga anak. Litmas menjadi dasar pertimbangan aparat penegak hukum dalam mengambil keputusan yang lebih humanis dan restoratif,” tegasnya.
Sebagai wujud transformasi pelayanan publik, Bapas Tanjungpandan juga memaparkan empat inovasi unggulan, yaitu Petaling (Pelayanan Litmas, Bimbingan dan Konseling Keliling), Bekisah Bapas (Berkunjung Menginspirasi Siswa dan Sekolah), Si Landuk (Satu Informasi dan Pengaduan Bapas Tanjungpandan), serta Jumat Bakti Bapas Berkah dan Berkontribusi.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Belitung Timur, Akhiruddin, mengapresiasi langkah inovatif Bapas Tanjungpandan yang dinilai tidak hanya menjalankan tugas pembimbingan, tetapi juga aktif membangun kesadaran hukum generasi muda.
“Kami melihat inovasi seperti Bekisah Bapas sangat relevan sebagai langkah preventif. Ini bentuk nyata kehadiran negara dalam pembinaan anak,” ujarnya.
Anggota Komisi III DPRD, Oscar Habib, turut mendukung rencana pembentukan Pos Bapas di Kabupaten Belitung Timur guna memperluas jangkauan pelayanan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Belitung Timur, Yulhaidir, menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor sangat penting untuk memastikan perlindungan dan rehabilitasi sosial anak berjalan optimal.
Melalui kunjungan kerja ini, Bapas Tanjungpandan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan profesional, humanis, dan inovatif dalam mendukung transformasi pemasyarakatan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
(*/Luise).











