Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Dukung Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting melalui Program Genting

Belitung, Siasatnusantara.com – Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui partisipasi dalam Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang dilaksanakan pada 10–13 Februari 2026.

Program ini merupakan hasil kolaborasi bersama Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKMD) Kabupaten Belitung.

Melalui program tersebut, Bandara H.A.S. Hanandjoeddin ditetapkan sebagai orang tua asuh bagi 6 anak yang berasal dari enam desa di wilayah Kabupaten Belitung, yaitu:
– Desa Terong
– Desa Perawas
– Desa Sungai Samak
– Desa lassar
– Desa Padang Kandis
– Desa Selat Nasik

Dukungan yang diberikan mencakup pembiayaan pemenuhan kebutuhan gizi dan pendampingan hingga akhir tahun 2026, sebagai upaya konkret dalam membantu percepatan penurunan angka stunting serta meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak.

Partisipasi dalam Program Genting ini merupakan kelanjutan dari inisiatif pencegahan stunting yang sebelumnya telah dijalankan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bandara H.A.S. Hanandjoeddin sebelumnya, yaitu kolaborasi antara Bandara dengan Kejaksaan Negeri Belitung dalam penyaluran bantuan senilai Rp.35.000.000 guna mendukung upaya pencegahan stunting di wilayah Belitung.

General Manager Bandara H.A.S. Hanandjoeddin, Bapak Hernindya Arie Setyawan, menyampaikan bahwa keterlibatan bandara dalam Program Genting merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap generasi masa depan serta bentuk sinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui Program Genting ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak yang menjadi penerus masa depan bangsa mendapatkan perhatian dan pemenuhan gizi yang layak. Partisipasi kami sebagai orang tua asuh merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Hernindya.

Ia menambahkan bahwa upaya pencegahan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi dan komitmen bersama.

“Kami percaya bahwa sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam menurunkan angka stunting. Bandara H.A.S. Hanandjoeddin akan terus mendukung program-program kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari komitmen pembangunan berkelanjutan di wilayah Belitung,” tambahnya.

Dengan keterlibatan aktif dalam Program Genting, Bandara H.A.S. Hanandjoeddin menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Belitung.

(*/Luise).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *