Sangihe, siasatnusatara.com – Komandan Kodim (Dandim) 1301/Sangihe, Letkol Czi. Nazarudin S.T. M.I.P., Hadir dalam program Bupati Gerakan Membara Mesuang di kampung Lenganeng, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jumat (11/07/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari
program Presiden RI dalam mewujudkan swasembada pangan.
Gerakan Membara Mesuang di lahan Balai Benih Utama (BBU) Pertanian Kampung Lenganeng, masuk dalam 100 hari kerja Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Pertanian Daerah.
Dandim Nazarudin dalam kegiatan ini sangat strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kodim 1301/Sangihe siap bersinergi dengan semua pihak, khususnya Polres, Pemerintah Daerah, dan Kelompok Tani,” ucapnya.
Dandim menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemanfaatan, demi kesejahteraan petani dan kemandirian pangan.
“TNI hadir untuk rakyat, dan salah satu bentuk nyata kehadiran kami adalah dengan mendukung program pangan. Ini bukan hanya soal menanam, tetapi soal membangun kemandirian dan ketahanan bangsa,” tegas Dandim Nazarudin.
Lebih lanjut Kepala Dinas Pertanian Daerah Franky Nantingkaseh menjelaskan, Gerakan Membara Mesuang sendiri mengandung bermakna menanam bersama rakyat, mendukung swasembada untuk ketahanan pangan.
“Ini memberi semangat yang menyentuh pemerintah maupun masyarakat, agar berdampak pada produksi serta produktivitas komoditi pertanian,” ujar Franky Nantingkaseh.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michae Thungari, S.E., M.M. Dalam sambutannya menyebutkan persoalan pangan hingga saat ini masih menjadi isu nasional.
“Di Sangihe sendiri, ia mengaku ada hasil pertanian hortikultura masih mengambil dari luar daerah. Padahal kita memiliki banyak lahan yang cocok kalau diseriusi, sehingga kita tidak boleh kita menyerah. Kalau bicara sawah, memang hanya sedikit yang Sangihe miliki,” ungkap Bupati.
Kegiatan yang berlangsung kali ini tidak hanya bersifat simbolis, tapi menjadi aksi nyata untuk semua kalangan.
“Setiap Kecamatan memiliki lokasi penanamannya sendiri, minimal untuk
mencukupi kebutuhan di pasar kecamatan masing-masing,” tambah.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat.
“Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan Indonesia menuju cita-cita menjadi lumbung pangan dunia,” jelas Bupati Sangihe.
(*/Wawu Elis)











