Muaro Jambi, Siasatnusantara.com – Antusias Warga dalam memeriahkan acara Pembukaan Melestarikan Seni Budaya Jaranan di Desa Ramin RT. 07. Kec. Kumpe Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (25/01/2026).
Seni Merawat Melestarikan Budaya Jaranan yang di hadiri oleh Kepala Desa beserta Perangkat Desa, RT, BPD dan di dukung oleh para Tokoh Masyarakat yang ada di Desa Ramin Kab. Muaro Jambi.
Turonggo Setiyo Budoyo adalah nama kelompok jaranan, Pak Rasid sebagai Pimpinan Jaranan mengatakan.
“Selain melestarikan budaya leluhur di samping ajaran luhur yang terkandung di dalam seni Jaranan juga sebagai hiburan masyarakat, mendukung kekayaan budaya Indonesia,” ujarnya.
Anggota Jaranan, Kang Manto juga mengatakan, acara ini membuka Kelompok Jaranan Regenerasi di Desa Ramin, untuk melestarikan Budaya Jawa.
“Walaupun kedudukannya di tanah Jambi, dengan tidak meninggalkan budaya Jawa yang di lestarikan untuk generasi Jawa yang tidak menyinggung budaya adat Jambi,” jelasnya.
Sementara salah satu penonton sebut saja Paijo bukan nama sebenarnya menjelaskan, Seni budaya Jaranan ini diminati tidak di kalangan orang tua saja, kalangan muda mudi juga antusias juga hadir ikut menonton.
“Ada daya tarik tersendiri, mulai dari musik gamelanya, tarian Rancak dan yang lebih horor ada mejik kesurupan pemainnya, yang menggambarkan hal ghoib yang berdampingan dengan kehidupan manusia, harapan kedepanya semoga anak bangsa tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya serta melestarikan setiap budaya yang ada di Indonesia,” pungkasnya.
Laporan: Sunaryo.
(*/Sunaryo/Agus).











