Zulkifli Panese dan Suparni Tahulending Berikan Kebahagiaan di Ngalipaeng II, Kepala KUA Tabukan Selatan: Pentingnya Keharmonisan dan Kewaspadaan Lingkungan

Manganitu Selatan, siasatnusantara.com – Suasana khidmat dan penuh kebahagiaan menyelimuti Kampung Ngalipaeng II pada Sabtu (17/01/2026), saat pasangan Zulkifli Panese dan Suparni Tahulending melangsungkan resepsi pernikahan.

Acara yang menyatukan kedua mempelai ini dilaksanakan dengan mahar berupa seperangkat alat sholat.

Acara yang dipandu oleh pembawa acara Mirawati Sasendi S.Pd.i ini dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara merdu oleh Muktar Kalase, menambah kekhusyukan bagi seluruh tamu undangan yang hadir.

Daftar Tamu Undangan dan Pejabat jajaran pemerintah yang Hadir diantaranya Faraid Makagansa (Sekretaris Kampung Ngalipaeng II, mewakili Kapitalaung), Hasanudin Salapali, S.Pd.I (Ketua BTM Al-Fajar Ngalipaeng II), Abdul Gafar Areros, S.Pd (Kepala SDN Mawira), Abdul Hafid Lemba, S.Pd.I (Wakil Kepala Sekolah MTs Al-Fajar Ngalipaeng II), Olha Surupandy, S.E (Bendahara Kecamatan Manganitu Selatan), Yulcartes V. Habibi, S.A.P (Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Manganitu Selatan), Suaib Salapali, S.Pd.I (Penyuluh Agama Tabukan Selatan yang membawahi Manganitu Selatan, mewakili Kepala KUA Tabukan Selatan).

Dalam nasehat pernikahannya, Suaib Salapali, S.Pd.I menekankan pentingnya saling memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing pasangan untuk mewujudkan keluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah. Beliau memberikan pesan khusus kepada mempelai pria mengenai peran suami.

“Mendidik Istri, Suami berkewajiban membimbing istri dalam hal agama dan iman. Menjaga Batasan, Setelah menikah, pergaulan masa lajang harus mulai dibatasi demi fokus pada keutuhan rumah tangga,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Kampung Ngalipaeng II, Faraid Makagansa, dalam sambutannya memberikan penghormatan tinggi bagi peran seorang istri dan ibu dalam rumah tangga.

“Bahwa pengabdian suami adalah bentuk terima kasih atas pengorbanan istri yang telah mengandung, melahirkan, dan membesarkan anak-anak,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, beliau mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, sebagai pengingat bagi warga untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan,” tutupnya.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara kedua mempelai dengan kedua bela pihak keluarga sebagai pelengkap kebahagiaan keluarga.

(*/Hulik Manahede).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *