Pekanbaru, siasatnusantara.com – Riau Edutech Campus Summit 2026 resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H. Erisman Yahya, M.H., sukses diselenggarakan pada tanggal 7-9 Januari 2026 di GOR Gelanggang Remaja Pekanbaru, Jalan Sudirman. Senin (12/01/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi pendidikan yang menghubungkan kampus, sekolah, dan teknologi dalam satu ekosistem pembelajaran masa depan.
Ribuan siswa dan guru dari berbagai daerah di Provinsi Riau memadati arena kegiatan sejak pukul 07.00 WIB hingga 18.00 WIB tanpa jeda.
Puluhan perguruan tinggi dan mitra edukasi terlibat aktif dalam Expo dan forum pendidikan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H. Erisman Yahya, M.H., pada Tanggal 7 Januari 2026 dan penutupan Tanggal 9 Januari 2026.
Kadis Pendidikan Provinsi Riau mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada PGRI Provinsi Riau dan seluruh pelaksana panitia hingga terlaksananya kegiatan ini dengan lancar dan juga sangat diminati oleh para siswa-siswi yang melanjutkan jenjang pendidikannya.
Turut hadir mewakili Gubernur Riau. Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.STP., M.M., selaku Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, menekankan pentingnya mempertemukan perguruan tinggi dengan calon mahasiswa sejak dini.
“Model kolaborasi seperti Riau Edutech Kampus Summit memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan seminar perlindungan hukum bagi guru dan sosialisasi perjanjian kerjasama antara PGRI Provinsi Riau dan Kepolisian Daerah Riau.
Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., menegaskan bahwa pendidikan merupakan proses membentuk manusia seutuhnya secara intelektual, moral, sosial, dan ekologis.
“Polri hadir untuk memastikan guru dapat mengajar tanpa rasa takut dan peserta didik dapat belajar dengan nyaman,” ujarnya.
Sapta Putra, S.H., M.Hum, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Riau, menekankan pentingnya literisasi hukum bagi guru dan satuan pendidikan agar proses pembelajaran berjalan dalam koridor perlindungan hukum yang jelas dan berkeadilan.
Dr. Hj. Karmila Sari, S.Kom., M.M., Anggota DPR RI, Komisi X, menyampaikan bahwa Riau Edutech Kampus Summit merupakan kegiatan strategis yang membuka akses informasi pendidikan tinggi dan memperluas cakrawala generasi muda Riau.
Prof. Dr. H. Adolf Bastian, M.Pd., Ketua PGRI Provinsi Riau, menyatakan bahwa Sinergi antara guru, kampus, dan negara dalam forum ini menjadi pondasi penting untuk membangun ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan berorientasi pada masa depan generasi Riau.
Rangkaian kegiatan juga meliputi penyerahan hadiah umroh gratis bagi guru, talk show pendidikan, Expo kampus, try out nasional, dan panggung kreativitas siswa.
Pada hari terakhir, panitia menyerahkan hadiah uang jutaan rupiah kepada pemenang try out dan memberikan fasilitas bebas biaya pendaftaran perguruan tinggi bagi 100 peserta terbaik.
Ketua Pelaksana, Bantuan S.T,. M.M., menyampaikan terima kasih kepada ribuan siswa dan guru yang hadir secara bergelombang sepanjang hari.
“Kegiatan ini sangat membanggakan dan menjadi contoh bagi PGRI provinsi lain,” ujarnya.
Sumber: PGRI provinsi Riau
(*/Ros.H)











