Klarifikasi Peran Mitra Lokal dalam Program Makan Bergizi Gratis di Sulawesi Utara

Minut, Sulawesi Utara, siasatnusantara.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) terus berjalan di Sulawesi Utara dengan dukungan penuh pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta mitra lokal. Program ini ditujukan untuk menyediakan makanan sehat dan bergizi bagi siswa sekolah dari jenjang TK hingga SMA, sekaligus meningkatkan kesadaran gizi di kalangan anak-anak. Sabtu (10/1/2026).

Belakangan beredar informasi di media sosial yang menyebut Melky Jakhin Pangemanan menguasai Program MBG dan menyaring penerima agar tidak diberikan kepada pengusaha kecil. Informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan.

Menurut laporan resmi Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Sulut, MBG adalah program pemerintah yang dikoordinasikan oleh Satgas MBG Provinsi, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan BGN, dan pelaksanaannya diawasi secara ketat untuk memastikan kualitas, keamanan, dan distribusi makanan sesuai standar gizi.

Melky Jakhin Pangemanan disebut dalam beberapa media lokal sebagai perwakilan yayasan lokal (Yayasan Manguni Sejahtera Abadi) yang berperan dalam operasional dapur MBG dan distribusi makanan ke sekolah. Peran tersebut bersifat teknis dan lokal, bukan sebagai pengendali atau pemilik program secara keseluruhan. Kehadiran nama beliau dalam postingan media sosial muncul karena keterlibatannya di lapangan selama peresmian dapur MBG di Minahasa Utara dan Bitung. (Netizen Sulut)

Pihak pemerintah menegaskan bahwa MBG tidak disalurkan melalui pengusaha. Semua makanan diberikan langsung kepada siswa sekolah sebagai penerima manfaat, sesuai regulasi dan standar operasional pemerintah, sehingga klaim bahwa pengusaha kecil tidak diberikan program adalah tidak relevan dan menyesatkan.

“Kolaborasi dengan mitra lokal seperti Yayasan Manguni Sejahtera Abadi hanya untuk memastikan operasional dapur berjalan lancar dan makanan sampai ke anak-anak dengan standar gizi terjaga. Program MBG tetap berada di bawah pengawasan resmi pemerintah, dan tidak dikendalikan oleh individu manapun,” jelas Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, yang juga memimpin Satgas MBG Provinsi.

Program MBG di Sulut hingga kini telah menyasar lebih dari 1.500 sekolah dengan total penerima manfaat ±170.000 siswa, sekaligus menjadi sarana edukasi gizi seimbang bagi masyarakat sekolah. Pemerintah daerah berkomitmen memperluas cakupan MBG untuk menjangkau seluruh kabupaten/kota di provinsi ini dalam tahun-tahun mendatang.

Sumber & Verifikasi:

Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara
Badan Gizi Nasional (BGN)
Media lokal: Netizen Sulut
Keterangan resmi Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay .

(*/Yoksan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *