Sangihe, Siasatnusantara.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tahuna kembali membuktikan kualitas pembinaan kemandirian warga binaannya melalui partisipasi pada Gelar Karya Disabilitas Internasional 2025 yang digelar Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Sangihe. KaDJi Shop menjadi salah satu stan yang paling banyak dikunjungi dalam kegiatan tersebut. Sabtu (6/12/2025).
Berbagai hasil kerajinan buatan WBP dipamerkan, mulai dari produk kayu, kerajinan anyaman, hingga aksesoris khas hasil pelatihan keterampilan di Lapas. Pengunjung mengaku kagum dengan kualitas yang ditampilkan, bahkan beberapa produk langsung dipesan di tempat.
Pemerintah daerah juga memberikan respon positif. Sekretaris Daerah Kabupaten Sangihe mengatakan bahwa kualitas produk warga binaan menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas telah berjalan sesuai arah yang tepat.
“Saya melihat langsung proses kreatif yang dihasilkan warga binaan. Produk seperti ini layak masuk pasar yang lebih besar, termasuk e-commerce,” ujarnya.
Selain itu, Kepala Dinas Sosial Sangihe mengungkapkan komitmen untuk mendukung pemasaran produk warga binaan.
Pada acara tersebut, enam warga binaan juga menerima bantuan sosial dari pemerintah daerah sebagai bagian dari program perlindungan kelompok rentan.
Kepala Lapas Tahuna, Iskandar Djamil, menegaskan bahwa KaDJi Shop merupakan simbol perubahan dan pemberdayaan di lingkungan Lapas.
“Kami membangun KaDJi Shop sebagai ruang bagi warga binaan untuk mengasah keterampilan sekaligus mempersiapkan masa depan mereka. Produk-produk ini bukan hanya barang, tetapi representasi dari harapan dan usaha,” ucapnya.
“Partisipasi kami dalam kegiatan ini juga merupakan implementasi dari inovasi pembinaan di PKA 2025. Harapan saya, KaDJi Shop semakin dikenal dan bisa menjadi kebanggaan masyarakat Sangihe,” tutup Iskandar.
(*/Al)











