BERBAGI

Siasatnusantara.com || Ketua Umum Generasi Millenial Binjai Rivan Irianda Nasution, S.Kom Mewakili pemuda-pemudi kota Binjai meminta Kapolda Sumut mencopot Kapolrestabes dan Kasat Narkoba Polrestabes Medan terkait dugaan pembiaran beroperasinya narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan, yakni di Dusun Tanjung Pamah, Kec.Kutalimbaru.

Hal ini disampaikan Rivan di Binjai, kamis (13/1) merespon pasca razia terhadap barak yang diduga jadi lokasi judi dan peredaran narkoba, yang dilakukan tim gabungan dari Pemprovsu di Binjai, Langkat dan Deli Serdang, Selasa (10 /1).

Satu hari sebelum dilakukan penertiban oleh Pemprovsu, semua barak dikosongkan oleh masing-masing pengelola barak tersebut, yaitu dengan memindahkan judi mesin, seperti jackpot dan ikan ikan, serta membersihkan lokasi dari semua yang berkaitan dengan alat memakai narkoba tersebut.

Namun setelah petugas penertiban pulang, tidak menunggu hari, barak-barak tersebut diduga langsung beroperasi kembali. Para pengelola diduga kembali membuka dan bebas melakukan jual beli narkoba jenis sabu-sabu serta mengonsumsinya di tempat.

Terkait ini, Rivan Selaku Tokoh Pemuda Kota Binjai prihatin dan mendesak Kapolda Sumut bertindak tegas, dengan menindak bahkan kalau terbukti bersalah mencopot Kapolresta Medan dan Kasat Narkoba Polrestabes Medan.

“Menurut Rivan, Kapolrestabes telah mengkhianati tugas mulianya sebagai Kepala Kepolisian di tingkat Kota Besar,” Tegas Rivan, yang meliputi Binjai dan Langkat ini

Dijelaskan, mustahil tidak ada penghianatan oleh oknum di jajaran Polrestabes Medan kepada bangsa dan negara dalam mempertanggung jawabkan jabatannya.

“Permainan kotor ini harus berhenti, yaitu dengan cara mencopot Kapolrestabes Medan dan Kasat Narkobanya dan menempatkan seorang Kapolrestabes yang kredibel, berdedikasi, bersih dan bertanggung jawab dalam melakukan pemberantasan narkoba di wilayahnya,” ujarnya.

Lanjut Rivan, Kapolrestabes ini bukan seorang Perwira Menengah yang baik menurut dia, terlihat dari para bandar berani terang-terangan menjajakan narkoba. Sekaligus menyiapkan tempat mengkonsumsinya di wilayah hukum yang dia pimpin.

Kapolrestabes ini juga, imbuhnya, diduga tidak menindak lanjuti perintah bapak Presiden dan bapak Kapolri, yakni serap dan tindak lanjuti pengaduan dan aspirasi masyarakat.

Malah sebaliknya, beliau diduga tidak mau tau dan cuek atas keberatan masyarakat dan sudah sampai dibawa rapat oleh Gubernur Sumatera dan Bupati/Walikota, terkait masalah maraknya narkoba di wilayahnya.

“Karenanya, mohon kepada bapak Kapoldasu agar mencopot Kapolrestabes Medan dan Kasat Narkoba Polrestabes Medan,” pungkasnya. (RBS)