BERBAGI

Siasat Nusantara – Medan || “Kalau tidak bisa di bersihkan ekor, maka kepalanya saya potong”, tegas Kapolri. Sudah dua bulan lamanya aksi demo para kaum Ibu di Desa Paluh Sibaji dan Desa Denai Sarang Burung Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli serdang berlangsung.

Aksi demo tersebut jelas menolak adanya aktifitas segala bentuk dan jenis judi yang ada di wilayah Kabupaten Deli serdang. Namun walaupun begitu, para pengusaha tidak pernah merasa gentar untuk melakukan aktifitas yang melanggar hukum tersebut.

Ini terlihat dari kawasan wilayah hukum Polres Belawan di jadikan oleh para pengusaha judi tembak ikan untuk meraup untung yang sebesar-besarnya tanpa mengindahkan hukum. Salah satu tempat judi tembak ikan yang disinyalir masih menjamur tepatnya di Jalan Titi Pahlawan Paya Pasir kecamatan Medan Marelan Pasar V di samping showroom Yamaha (di pinggir Jalan Raya), Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

“Disini, ada dua lokasi yang tetap buka tanpa pernah tersentuh oleh aparat penegak hukum di wilayah hukum Polsek Medan Labuhan,” ungkap salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya.

Keberadaan lokasi mesin judi tembak ikan pas di samping showroom Yamaha. selalu beroperasi sampai hingga terkesan Polsek Medan Labuhan tidak mampu untuk membasmi perjudian di wilayah hukumnya. Mirisnya lagi lokasi judi tersebut tidak jauh dari pemukiman rumah warga yang padat penduduk.

Pantauan awak media Siasatnusantara.com Selasa(09/10/2021), lokasi judi tembak ikan di Jalan Titi Pahlawan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan Pasar V di samping showroom Yamaha ramai dikunjungi oleh anak-anak sekolah dan anak-anak di bawah umur.

Diduga bahwa wilayah hukum Polsek Medan Labuhan, Polres Pelabuhan Belawan belum mampu untuk menindak tegas para pelaku dan pengusaha judi tersebut. Selain melanggar hukum, tempat ini juga telah melanggar protokol kesehatan di masa PPKM.

Salah seorang pemain mengaku kalah Ro 200 ribu. yang tadinya untuk saya beri ke istri, eh,,,sial kali aku bang,” sambut pemain mengatakan kepada awak media.

Sebenarnya warga di sekitar lokasi sudah merasa resah dengan keberadaan rumah yang digunakan sebagai lokasi judi tersebut, sampai sekarang lokasi perjudian berjalan lancar tidak mengikuti peraturan PPKM/PROKES.

Lanjut awak media mengkonfirmasi salah satu warga di dekat perjudian itu, warga yang enggan namanya dipublikasikan mengatakan “Kami warga disini berencana akan mendatangi rumah yang dijadikan arena judi tembak ikan,” ucapnya kepada awak media.

Dalam waktu dekat warga akan melakukan aksi demo, seperti yang dilakukan oleh warga di Jalan Inspeksi samping showroom Yamaha, Kecamatan Medan Marelan,” ujar salah satu warga yang mengaku kesal dengan adanya judi di tempat tinggalnya.

Selain itu masih ada juga lokasi judi di Jalan Marelan Raya sampai Jalan Veteran Helvetia. Sejumlah gudang dan ruko dimanfaatkan untuk tempat bermain sekaligus mengadu nasib di atas meja judi mesin tembak ikan tersebut.

Maraknya judi di daerah Medan Marelan depan Komplek Kota Baru sampai sekarang masih beroperasi beberapa tahun ini di yakini mendapat omset miliaran rupiah, uang berputar dari perjudian mesin tembak ikan merk Esen Dua Tiga diduga tidak tersentuh oleh hukum Polsek labuhan Deli.

Kawasan Perjudian tersebut menjadi pusat perhatian para anak-anak yang masih pelajar, bermain di arena perjudian. Dengan menjamurnya lokasi judi yang terkesan tidak tersentuh oleh hukum tersebut diatas, awak media langsung konfirmasi melalui WA kepada Kapolres Pelabuhan Belawan pada Hari Selasa (10/10/21) pukul 08:28 Wib. “Akan kami dalami. Semua yang sifatnya penyakit masyarakat akan kita tindak”, tegas Kapolres. (Pantun)