Beranda Kabar Sumut Dalam Tempo Hampir Sepekan Pihak PTP-N.III Kebun Bangun Dan Ratusan Petugas Keamanan...

Dalam Tempo Hampir Sepekan Pihak PTP-N.III Kebun Bangun Dan Ratusan Petugas Keamanan Berhasil Robohkan Lebih Kurang 80 Unit Rumah Eks Masyarakat Okupasi.

BERBAGI

SIASATNUSANTARA.COM-Pematang Siantar, Pembersihan lahan okupasi di Kelurahan Gurilla dan Bah Sorma, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kodya Pematang Siantar. Pihak PTPN III Kebun Bangun dan Ratusan Petugas keamanan berhasil merobohkan lebih kurang hampir 80 unit rumah penggarap yang telah menerima dana suguh hati.

 

Hal ini diketahui sesuai hasil pantauan awak media ini di lokasi lahan okupasi tersebut mulai dari hari Senin (21/Nop) hingga pada hari Kamis (24/Nop) kemarin tepatnya siang hingga sore pukul 17.30 wib.

 

Tampak terlihat dalam aksi pembersihan lahan okupasi tersebut, Empat Unit Excapator, satu unit mobil Damkar serta satu unit mobil Ambulance disiagakan dilahan okupasi tersebut Begitu juga dengan pihak kesehatan dari dinas kesehatan Pemko Pematangsiantar, siap siaga dilokasi lahan.

BERITA LAINNYA:  Rutan Labuhan Deli Panen Jagung 8 Ton

 

Sesuai data yang dihimpun dari Asisten Perkebunan PTP.N III Kebun Bangun bernama Doni Manurung SH Ada bekisar 21 KK lagi masyarakat okupasi yang tidak mau menerima Dana Suguh Hati dari Pihak kebun.

 

Selanjutnya kata Doni Apabila mereka hingga diakhir pembersihan lahan yang nantinya berakhir pada hari Sabtu (26/Nop), masyarakat tersebut tidak juga mau menerima uang suguh hati (sebagai uang ganti rugi) dari pihak Kebun, dan kemudian mereka tidak kunjung mengosongkan itu rumah yang mereka huni, maka pihak dari kebun akan, menggerakkan pihak keamanan untuk membersihkan ataupun merobohkan itu rumah yang mereka huni.Katanya kepada awak media.

 

Terkait permasalahan 21 KK lagi masyarakat okupasi yang tidak mau menerima dana suguh hati dari pihak kebun, sebagai uang ganti rugi rumah dan tanaman yang mereka miliki diatas lahan tersebut.

BERITA LAINNYA:  Polres Binjai Gerebek Kampung Narkoba di Sei Bingai

 

Ditanyakan kepada Kapolres Pematang Siantar AKBP Fernando SH SIK MH , terkaut tindakan, apa yang mereka lakukan nantinya terhadap masyarakat okupasi apabila mereka tidak mau mengosongkan rumah,yang mereka tempati dilahan okupasi tersebut. Pungkasnya

 

“Mudah mudahan mereka mau menerimanya, soalnya sudah ada tadi yang datang, team mediasi dari pihak masyarakat, menemui pihak kebun untuk memperbincangkan hal itu” Katanya kepada awak media ini, disela sela ia mau memimpin Apel pemulangan pasukan keamanan dilokasi okupasi lahan, pada Kamis (24/Nop) Pukul 17.00 wib.

 

Tampak terkihat dilokasi okupasi lahan pada hari Kamis tepatnya pukul 17.00 wib dua pintu rumah masyarakat okupasi yang sudah mendapatkan dana suguh hati berhasil dirobohkan, tanpa ada terjadi keribitan di liokasi lahan.

BERITA LAINNYA:  Sidak ke Ruangan Pelayanan SKCK dan SAMSAT, Kapolres Asahan Tekankan Layanan Terbaik Pada Masyarakat

 

( Deni.alias Chaca.S)

BERBAGI