Sekayu, Musi Banyuasin, siasatnusantara.com – sebanyak ribuan masyarakat yang tergabung dalam persatuan penyulingan minyak Muba (PPMM), menggelar aksi damai di depan kantor Dinas bupati Musi Banyuasin pada Selasa pagi ini (9/6/2026).
Aksi tersebut diselenggarakan untuk menyampaikan aspirasi utama terkait kepastian hukum atas usaha yang menjadi sumber mata pencaharian mereka selama ini.
Dalam penyampaian, perwakilan organisasi menyatakan bahwa para pelaku usaha penyulingan minyak di daerah tersebut selama ini berusaha menjalankan kegiatan secara bertanggung jawab. Namun, ketidakjelasan aturan dan minimnya kepastian hukum membuat aktivitas usaha mereka terhenti dan menimbulkan kekhawatiran akan keberlangsungan hidup keluarga. Melalui aksi ini, mereka meminta pemerintah daerah memberikan kejelasan perizinan, perlindungan hukum, dan solusi yang adil agar usaha dapat berjalan secara sah dan berkelanjutan.
“Kami masyarakat pengusaha penyulingan minyak muba meminta kepastian kejelasan izin dan perlindungan hukum yang adil agar usaha kami ini dapat berjalan dan berkelanjutan demi keberlangsungan hidup keluarga,” penyampaian dari salah satu aktor aksi.
Seluruh rangkaian tuntutan aksi persatuan penyulingan minyak berlangsung dengan tertib, damai, dan terkendali. Para peserta membawa spanduk dan atribut yang berisi aspirasi, serta tetap menjaga ketertiban. Aparat kepolisian dan petugas keamanan daerah juga hadir untuk memantau dan mengawal jalannya Aksi agar tidak menimbulkan gangguan ketertiban umum.
Hingga berita ini di tayangkan, aksi persatuan penyulingan minyak Muba (PPMM) masih menunggu kepastian delapan hari kedepan kejelasan resmi dari jajaran pemerintah daerah.
(*/LKM).











